✧ NURA
Setiap ayat, lebih dekat

SURAH 68 · Mekah · 52 ayat

Al-Qalam

Pena

Dengarkan surah secara utuh, atau putar satu ayat melalui tombol di bawah.

68:1

نۤ ۚوَالْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُوْنَۙ

Nūn, wal-qalami wa mā yasṭurūn(a).

Nūn. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan,

68:2

مَآ اَنْتَ بِنِعْمَةِ رَبِّكَ بِمَجْنُوْنٍ

Mā anta bini‘mati rabbika bimajnūn(in).

berkat karunia Tuhanmu engkau (Nabi Muhammad) bukanlah orang gila.

68:3

وَاِنَّ لَكَ لَاَجْرًا غَيْرَ مَمْنُوْنٍۚ

Wa inna laka la'ajran gaira mamnūn(in).

Sesungguhnya bagi engkaulah pahala yang tidak putus-putus.

68:4

وَاِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ

Wa innaka la‘alā khuluqin ‘aẓīm(in).

Sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung.

68:5

فَسَتُبْصِرُ وَيُبْصِرُوْنَۙ

Fasatubṣiru wa yubṣirūn(a).

Kelak engkau akan melihat dan mereka (orang-orang kafir) pun akan melihat,

68:6

بِاَيِّىكُمُ الْمَفْتُوْنُ

Bi'ayyikumul-maftūn(u).

siapa di antara kamu yang gila?

68:7

اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهٖۖ وَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ

Inna rabbaka huwa a‘lamu biman ḍalla ‘an sabīlih(ī), wa huwa a‘lamu bil-muhtadīn(a).

Sesungguhnya Tuhanmulah yang paling mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya. Dialah yang paling mengetahui siapa orang yang mendapat petunjuk.

68:8

فَلَا تُطِعِ الْمُكَذِّبِيْنَ

Falā tuṭi‘il-mukażżibīn(a).

Maka, janganlah engkau patuhi orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).

68:9

وَدُّوْا لَوْ تُدْهِنُ فَيُدْهِنُوْنَۚ

Waddū lau tudhinu fayudhinūn(a).

Mereka menginginkan agar engkau bersikap lunak. Maka, mereka bersikap lunak (pula).

68:10

وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَّهِيْنٍۙ

Wa lā tuṭi‘ kulla ḥallāfim mahīn(in).

Janganlah engkau patuhi setiap orang yang suka bersumpah lagi berkepribadian hina,

68:11

هَمَّازٍ مَّشَّاۤءٍۢ بِنَمِيْمٍۙ

Hammāzim masysyā'im binamīm(in).

suka mencela, (berjalan) kian kemari menyebarkan fitnah (berita bohong),

68:12

مَّنَّاعٍ لِّلْخَيْرِ مُعْتَدٍ اَثِيْمٍۙ

Mannā‘il lil-khairi mu‘tadin aṡīm(in).

merintangi segala yang baik, melampaui batas dan banyak dosa,

68:13

عُتُلٍّۢ بَعْدَ ذٰلِكَ زَنِيْمٍۙ

‘Utullim ba‘da żālika zanīm(in).

bertabiat kasar, dan selain itu juga terkenal kejahatannya,

68:14

اَنْ كَانَ ذَا مَالٍ وَّبَنِيْنَۗ

An kāna żā māliw wa banīn(a).

karena dia kaya dan mempunyai banyak anak.

68:15

اِذَا تُتْلٰى عَلَيْهِ اٰيٰتُنَا قَالَ اَسَاطِيْرُ الْاَوَّلِيْنَۗ

Iżā tutlā ‘alaihi āyātunā qāla asāṭīrul-awwalīn(a).

Apabila ayat-ayat Kami dibacakan kepadanya, dia berkata, “(Ini adalah) dongengan orang-orang terdahulu.”

68:16

سَنَسِمُهٗ عَلَى الْخُرْطُوْمِ

Sanasimuhū ‘alal-khurṭūm(i).

Kelak dia akan Kami beri tanda pada belalai (hidung)-nya.

68:17

اِنَّا بَلَوْنٰهُمْ كَمَا بَلَوْنَآ اَصْحٰبَ الْجَنَّةِۚ اِذْ اَقْسَمُوْا لَيَصْرِمُنَّهَا مُصْبِحِيْنَۙ

Innā balaunāhum kamā balaunā aṣḥābal-jannah(ti), iż aqsamū layaṣrimunnahā muṣbiḥīn(a).

Sesungguhnya Kami telah menguji mereka (orang musyrik Makkah) sebagaimana Kami telah menguji pemilik-pemilik kebun ketika mereka bersumpah bahwa mereka pasti akan memetik (hasil)-nya pada pagi hari,

68:18

وَلَا يَسْتَثْنُوْنَ

Wa lā yastaṡnūn(a).

tetapi mereka tidak mengecualikan (dengan mengucapkan, “Insyaallah”).

68:19

فَطَافَ عَلَيْهَا طَاۤىِٕفٌ مِّنْ رَّبِّكَ وَهُمْ نَاۤىِٕمُوْنَ

Fa ṭāfa ‘alaihā ṭā'ifum mir rabbika wa hum nā'imūn(a).

Lalu, kebun itu ditimpa bencana (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur.

68:20

فَاَصْبَحَتْ كَالصَّرِيْمِۙ

Fa aṣbaḥat kaṣ-ṣarīm(i).

Maka, jadilah kebun itu hitam (karena terbakar) seperti malam yang gelap gulita.

68:21

فَتَنَادَوْا مُصْبِحِيْنَۙ

Fa tanādau muṣbiḥīn(a).

Lalu, mereka saling memanggil pada pagi hari,

68:22

اَنِ اغْدُوْا عَلٰى حَرْثِكُمْ اِنْ كُنْتُمْ صٰرِمِيْنَ

Anigdū ‘alā ḥarṡikum in kuntum ṣārimīn(a).

“Pergilah pagi-pagi ke kebunmu jika kamu hendak memetik hasil.”

68:23

فَانْطَلَقُوْا وَهُمْ يَتَخَافَتُوْنَۙ

Fanṭalaqū wa hum yatakhāfatūn(a).

Mereka pun berangkat sambil berbisik-bisik,

68:24

اَنْ لَّا يَدْخُلَنَّهَا الْيَوْمَ عَلَيْكُمْ مِّسْكِيْنٌۙ

Allā yadkhulannahal-yauma ‘alaikum miskīn(un).

“Pada hari ini jangan sampai ada orang miskin yang masuk ke dalam kebunmu.”

68:25

وَّغَدَوْا عَلٰى حَرْدٍ قٰدِرِيْنَ

Wa gadau ‘alā ḥardin qādirīn(a).

Berangkatlah mereka pada pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin). Mereka mengira mampu (melakukan hal itu).

68:26

فَلَمَّا رَاَوْهَا قَالُوْٓا اِنَّا لَضَاۤلُّوْنَۙ

Falammā ra'auhā qālū innā laḍāllūn(a).

Ketika melihat kebun itu, mereka berkata, “Sesungguhnya kita benar-benar orang sesat.

68:27

بَلْ نَحْنُ مَحْرُوْمُوْنَ

Bal naḥnu maḥrūmūn(a).

Bahkan, kita tidak memperoleh apa pun.”

68:28

قَالَ اَوْسَطُهُمْ اَلَمْ اَقُلْ لَّكُمْ لَوْلَا تُسَبِّحُوْنَ

Qāla ausaṭuhum alam aqul lakum lau lā tusabbiḥūn(a).

Seorang yang paling bijak di antara mereka berkata, “Bukankah aku telah mengatakan kepadamu hendaklah kamu bertasbih (kepada Tuhanmu)?”

68:29

قَالُوْا سُبْحٰنَ رَبِّنَآ اِنَّا كُنَّا ظٰلِمِيْنَ

Qālū subḥāna rabbinā innā kunnā ẓālimīn(a).

Mereka mengucapkan, “Maha Suci Tuhan kami. Sungguh, kami adalah orang-orang yang zalim.”

68:30

فَاَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍ يَّتَلَاوَمُوْنَ

Fa'aqbala ba‘ḍuhum ‘alā ba‘ḍiy yatalāwamūn(a).

Mereka saling berhadapan dengan saling mencela.

68:31

قَالُوْا يٰوَيْلَنَآ اِنَّا كُنَّا طٰغِيْنَ

Qālū yā wailanā innā kunnā ṭāgīn(a).

Mereka berkata, “Aduh celaka kita! Sesungguhnya kita adalah orang-orang yang melampaui batas.

68:32

عَسٰى رَبُّنَآ اَنْ يُّبْدِلَنَا خَيْرًا مِّنْهَآ اِنَّآ اِلٰى رَبِّنَا رٰغِبُوْنَ

‘Asā rabbunā ay yubdilanā khairam minhā innā ilā rabbinā rāgibūn(a).

Mudah-mudahan Tuhan memberikan ganti kepada kita dengan yang lebih baik daripadanya. Sesungguhnya kita mengharapkan (ampunan dan kebaikan) Tuhan kita.”

68:33

كَذٰلِكَ الْعَذَابُۗ وَلَعَذَابُ الْاٰخِرَةِ اَكْبَرُۘ لَوْ كَانُوْا يَعْلَمُوْنَ ࣖ

Każālikal-‘ażāb(u), wa la‘ażābul-ākhirati akbar(u), lau kānū ya‘lamūn(a).

Seperti itulah azab (di dunia). Sungguh, azab akhirat lebih besar sekiranya mereka mengetahui.

68:34

اِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِ

Inna lil-muttaqīna ‘inda rabbihim jannātin-na‘īm(i).

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapatkan surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.

68:35

اَفَنَجْعَلُ الْمُسْلِمِيْنَ كَالْمُجْرِمِيْنَۗ

Afanaj‘alul-muslimīna kal-mujrimīn(a).

Apakah patut Kami memperlakukan orang-orang Islam (orang yang tunduk kepada Allah) seperti orang-orang yang pendurhaka (orang kafir)?

68:36

مَا لَكُمْۗ كَيْفَ تَحْكُمُوْنَۚ

Mā lakum, kaifa taḥkumūn(a).

Mengapa kamu (berbuat demikian)? Bagaimana kamu mengambil putusan?

68:37

اَمْ لَكُمْ كِتٰبٌ فِيْهِ تَدْرُسُوْنَۙ

Am lakum kitābun fīhi tadrusūn(a).

Atau, apakah kamu mempunyai kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu pelajari?

68:38

اِنَّ لَكُمْ فِيْهِ لَمَا تَخَيَّرُوْنَۚ

Inna lakum fīhi lamā takhayyarūn(a).

Sesungguhnya di dalamnya kamu dapat memilih apa saja yang kamu sukai.

68:39

اَمْ لَكُمْ اَيْمَانٌ عَلَيْنَا بَالِغَةٌ اِلٰى يَوْمِ الْقِيٰمَةِۙ اِنَّ لَكُمْ لَمَا تَحْكُمُوْنَۚ

Am lakum aimānun ‘alainā bāligatun ilā yaumil-qiyāmah(ti), inna lakum lamā taḥkumūn(a).

Atau, apakah kamu memperoleh (janji-janji yang diperkuat dengan) sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari Kiamat, (yakni) bahwa kamu dapat mengambil putusan (sekehendakmu)?

68:40

سَلْهُمْ اَيُّهُمْ بِذٰلِكَ زَعِيْمٌۚ

Salhum ayyuhum biżālika za‘īm(un).

Tanyakanlah kepada mereka (kaum musyrik) siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap (putusan yang diambil itu).

68:41

اَمْ لَهُمْ شُرَكَاۤءُۚ فَلْيَأْتُوْا بِشُرَكَاۤىِٕهِمْ اِنْ كَانُوْا صٰدِقِيْنَ

Am lahum syurakā'(u), falya'tū bisyurakā'ihim in kānū ṣādiqīn(a).

Atau, apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu? Kalau begitu, hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka orang-orang benar.

68:42

يَوْمَ يُكْشَفُ عَنْ سَاقٍ وَّيُدْعَوْنَ اِلَى السُّجُوْدِ فَلَا يَسْتَطِيْعُوْنَۙ

Yauma yuksyafu ‘an sāqiw wa yud‘auna ilas-sujūdi falā yastaṭī‘ūn(a).

(Ingatlah) pada hari ketika betis disingkapkan (yakni huru-hara di hari Kiamat) dan mereka diseru untuk bersujud. Namun, mereka tidak mampu.

68:43

خَاشِعَةً اَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۗوَقَدْ كَانُوْا يُدْعَوْنَ اِلَى السُّجُوْدِ وَهُمْ سٰلِمُوْنَ

Khāsyi‘atan abṣāruhum tarhaquhum żillah(tun), wa qad kānū yud‘auna ilas-sujūdi wa hum sālimun(a).

Pandangan mereka tertunduk dan diliputi kehinaan. Sungguh, dahulu (di dunia) mereka telah diseru untuk bersujud pada waktu mereka sehat (tetapi mereka enggan).

68:44

فَذَرْنِيْ وَمَنْ يُّكَذِّبُ بِهٰذَا الْحَدِيْثِۗ سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِّنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُوْنَۙ

Fażarnī wa may yukażżibu bihāżal-ḥadīṡi sanastadrijuhum min ḥaiṡu lā ya‘lamūn(a).

Biarkan Aku bersama orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al-Qur’an). Kelak akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur (menuju kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui.

68:45

وَاُمْلِيْ لَهُمْۗ اِنَّ كَيْدِيْ مَتِيْنٌ

Wa umlī lahum, inna kaidī matīn(un).

Aku memberi tenggang waktu kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku sangat teguh.

68:46

اَمْ تَسْـَٔلُهُمْ اَجْرًا فَهُمْ مِّنْ مَّغْرَمٍ مُّثْقَلُوْنَۚ

Am tas'aluhum ajran fahum mim magramim muṡqalūn(a).

Ataukah engkau (Nabi Muhammad) meminta imbalan kepada mereka sehingga mereka dibebani utang?

68:47

اَمْ عِنْدَهُمُ الْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُوْنَ

Am ‘indahumul-gaibu fahum yaktubūn(a).

Ataukah mereka mengetahui yang gaib lalu mereka menuliskannya?

68:48

فَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلَا تَكُنْ كَصَاحِبِ الْحُوْتِۘ اِذْ نَادٰى وَهُوَ مَكْظُوْمٌۗ

Faṣbir liḥukmi rabbika wa lā takun kaṣāḥibil-ḥūt(i), iż nādā wa huwa makẓūm(un).

Oleh karena itu, bersabarlah (Nabi Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu dan janganlah seperti orang yang berada dalam (perut) ikan (Yunus) ketika dia berdoa dengan hati sedih.

68:49

لَوْلَآ اَنْ تَدٰرَكَهٗ نِعْمَةٌ مِّنْ رَّبِّهٖ لَنُبِذَ بِالْعَرَاۤءِ وَهُوَ مَذْمُوْمٌ

Lau lā an tadārakahū ni‘matum mir rabbihī lanubiża bil-‘arā'i wa huwa mażmūm(un).

Seandainya dia tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya, pastilah dia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela.

68:50

فَاجْتَبٰىهُ رَبُّهٗ فَجَعَلَهٗ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ

Fajtabāhu rabbuhū faja‘alahū minaṣ-ṣāliḥīn(a).

Tuhannya lalu memilihnya dan menjadikannya termasuk orang-orang saleh.

68:51

وَاِنْ يَّكَادُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَيُزْلِقُوْنَكَ بِاَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُوْلُوْنَ اِنَّهٗ لَمَجْنُوْنٌ ۘ

Wa iy yakādul-lażīna kafarū layuzliqūnaka bi'abṣārihim lammā sami‘uż żikra wa yaqūlūna innahū lamajnūn(un).

Sesungguhnya orang-orang yang kufur itu hampir-hampir menggelincirkanmu dengan pandangan matanya ketika mereka mendengar Al-Qur’an dan berkata, “Sesungguhnya dia (Nabi Muhammad) benar-benar orang gila.”

68:52

وَمَا هُوَ اِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعٰلَمِيْنَ ࣖ

Wa mā huwa illā żikrul lil-‘ālamīn(a).

(Al-Qur’an) itu tidak lain kecuali peringatan bagi seluruh alam.

Nyaman untukmu

Atur pengalaman membaca dan mendengarkan.

Qari murottal

Preferensi dan penanda disimpan di browser perangkat ini.

Lisensi

Tentang NURA

Ruang tenang untuk membaca Al-Qur’an, mendengarkan murottal, dan menemani ibadah sehari-hari.

Audio memerlukan koneksi internet. Penanda tersimpan lokal, belum tersinkron antarperangkat.

Untuk akses seperti aplikasi, gunakan menu browser “Tambahkan ke layar utama” atau “Instal aplikasi” jika tersedia.

Versi awal · Belum tersedia aplikasi Play Store atau App Store.

Lokasi salat

Pilih provinsi

Indonesia

SUARA YANG MENEMANI

Pilih qari

Pilih suara yang menemani bacaan Anda.

✳ NURA

SURAH LENGKAP

Al-Fatihah

0:000:00

Suara latar

Pilih suasana yang menemani bacaanmu.

Video otomatis mengikuti suara latar.

Suara mengikuti putar dan jeda murottal.

Atur volume

Seimbangkan suara qari dan suasana pilihanmu.

Suara latar bersifat opsional. Video dan suara latar berhenti ketika mode dengar ditutup.

Suasana favorit PLUS

Simpan suara dan volume yang sedang digunakan.

Pengingat salat & adzan

Notifikasi dan lantunan adzan saat waktu salat tiba, mengikuti lokasi pilihanmu.

Adzan web memerlukan halaman tetap berjalan. Saat browser ditutup atau HP menangguhkan halaman, pengingat ini tidak dapat dijamin.

WAKTU UNTUK KEMBALI

Waktu salat

SEGERA HADIR
✧

NURA PLUS

Ruang tenang, lebih personal.

Temukan suasana favorit dan simpan pengaturan yang paling nyaman untukmu.

8 suasana alam

Hujan, ombak, api unggun, burung, angin, sungai, jangkrik, dan petir. Video otomatis mengikuti suasana.

Suasana favorit tersimpan

Simpan pilihan suara dan keseimbangan volume. Terapkan kembali dengan satu ketukan di perangkat ini.

Gratis setelah login: seluruh surah dan qari standar, doa, jadwal salat, autoplay, sleep timer, satu playlist, serta 3 unduhan audio.

Langganan belum tersedia. Fitur gratis tetap dapat digunakan.

AKUN NURA

Log in

Membaca dan mendengarkan tetap bisa tanpa akun.

atau gunakan email
Masukkan kata sandi, lalu verifikasi kode dari email.